• Kamis, 7 Juli 2022

Apa itu Cryptocurrency dan Kenapa Begitu Populer?

- Jumat, 12 November 2021 | 05:46 WIB
pexels-rodnae-productions-8370389
pexels-rodnae-productions-8370389

Edukasi - Kalian mungkin sudah tidak asing mendengar cryptocurrency atau mata uang kripto. Entah hanya pernah mendengar saja atau melihat konten-konten di TikTok, Instagram, Quora, atau bahkan gak sengaja ada yang bahas di Twitter. Cryptocurrency sendiri sebenarnya sudah ada sejak 2009, dan yang jadi pelopernya yaitu Bitcoin. Lalu, apa itu cryptocurrency dan kenapa banyak sekali orang di luar sana berbondong-bondong membeli dan membuat konten tentang cryptocurrency?

Cryptocurrency

Cryptocurrency atau mata uang kripto dapat dikatakan adalah mata uang digital yang dijamin keamanannya dengan mekanisme kriptografi yang membuatnya hampir tidak dapat dipalsukan.  Mata uang kripto berbeda dengan mata uang konvensional yang memiliki sifat terpusat. Mata uang kripto justru bersifat desentralisasi. Dalam transaksi menggunakan kripto, tidak ada pihak yang hadir dan berperan dalam sebuah transaksi sebagaimana dalam transaksi uang konvensional yang melibatkan bank. Pembayaran kripto berlangsung dari pengirim langsung ke penerima atau peer-to-peer.  

Fungsi Cryptocurrency

Kehadiran mata uang digital ini sebenarnya bisa dikatakan sebagai hal yang inovatif dalam pembayaran dan investasi yang dapat diperdagangkan selama 24 jam tanpa jeda.
-
Sumber: Freepik.com

1. Membeli Produk atau Jasa

Saat ini, sudah banyak perusahaan dagang dan jasa yang menerima pembelian produk mereka dengan pembayaran uang kripto, seperti Tesla, Amazon, Microsoft, dan Pavilion Hotels & Resort.

2. Investasi

Mata uang kripto menjadi viral ketika menunjukkan adanya pergerakan harga yang terus meningkat tajam. Inilah kesenangan yang didapatkan ketika menjadikan mata uang kripto sebagai investasi. Namun, investasi di dalam cryptocurrency memiliki risiko yang sangat tinggi. Hal ini sesuai dengan adagium fenomenal dalam dunia investasi : High risk, high return.

3. Mining

Mining crypto merupakan proses pemecahan masalah kriptografi yang rumit, fungsinya untuk mengonfirmasi transaksi dan mencatatnya dalam blockchain. Jika teka-teki ini dapat dipecahkan, maka orang tersebut akan mendapatkan mata uang kripto sebagai imbalannya.  

Jenis-Jenis Crypto

-
Ilustrasi Jenis-Jenis Crypto (Sumber : pixabay.com) Dikutip dari CoinMarketCap, ada lebih dari 13.860 mata uang kripto yang diperdagangkan secara publik dan memiliki total marketcap cryptocurrency sebesar $2.938.294.372.039 hingga artikel ini ditulis. Berikut adalah 5 jenis-jenis cryptocurrency atau mata uang kripto dengan peringkat teratas dan alasan mengapa ia begitu populer.

1. Bitcoin (BTC)

Bitcoin merupakan cryptocurrency pertama yang memiliki julukan Mother of All Bubbles dan memiliki sistem Proof of Work. Kenaikan dan penurunan bitcoin sebagai “Ibu” dari cryptocurrency cenderung memengaruhi harga cryptocurrency lainnya. Hingga tanggal 9/11/2021 pukul 19.00 WIB, harga satu bitcoin berada di angka Rp 961.161.676,69 yang berarti harga bitcoin telah naik lebih dari 900 kali lipat dibandingkan harga pada saat Juni 2013 yang hanya ada berada di angka satu jutaan.

2. Ethereum (ETH)

Ethereum adalah platform blockchain dengan sistem cryptocurrency sendiri, yang disebut Ether (ETH) atau Ethereum, dan dibangun menggunakan bahasa pemrogramannya sendiri bernama Solidity. Sebagai jaringan blockchain, Ethereum adalah buku besar publik terdesentralisasi untuk memverifikasi dan mencatat transaksi. Pengguna jaringan dapat membuat, menerbitkan, memonetisasi, dan menggunakan aplikasi di platform, dan menggunakan cryptocurrency Ether sebagai alat pembayaran. Orang yang ada di dunia tersebut akan menyebut itu sebagai aplikasi "dApps." Sebagai mata uang kripto, Ethereum berada di urutan kedua dalam nilai pasar setelah Bitcoin, pada November 2021.

3. Binance Coin (BNB)

Binance Coin adalah mata uang kripto yang dikeluarkan oleh Binance dan diperdagangkan dengan simbol BNB. Pada Juni 2021, Binance Exchange adalah pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia, mendukung lebih dari 1,4 juta transaksi per detik. Binance bertengger di peringkat ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum.

4. Cardano (ADA)

Cardano adalah cryptocurrency generasi ketiga, platform blockchain proof-of-stake (PoS) terdesentralisasi yang dirancang untuk menjadi alternatif yang lebih efisien untuk jaringan proof-of-work (PoW). Skalabilitas, interoperabilitas, dan keberlanjutan pada jaringan PoW seperti Ethereum dibatasi oleh beban infrastruktur dari meningkatnya biaya, penggunaan energi, dan waktu transaksi yang lambat. Sebagai kripto, Cardano berada di peringkat empat setelah Bitcoin, Ethereum, dan Binance Coin.

5. Solana (SOL)

Solana adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk menampung aplikasi terdesentralisasi. Ini mirip dengan blockchain dApps terkemuka lainnya seperti Ethereum dan Cardano. Namun, Solana adalah proyek sumber terbuka yang saat ini dijalankan oleh Yayasan Solana yang berbasis di Jenewa, Swiss. Blockchain-nya dibangun oleh pengembang di Solana Labs yang berbasis di San Francisco. Solana telah mendapatkan daya tarik dengan menawarkan sesuatu yang sejauh ini tidak dapat diberikan oleh blockchain Ethereum; operasi lebih cepat dan biaya transaksi lebih rendah. Solana menempati peringkat 5 sebagai mata uang kripto setelah Bitcoin, Ethereum, Binance, dan Cardano.

Kelebihan dan Kekurangan Cryptocurrency

-
Ilustrasi Kelebihan dan Kekurangan (Sumber: Pixabay)

1. Kelebihan

  • Universal : Semua orang di dunia ini dapat menggunakan cryptocurrency apabila tidak ada larangan di negaranya. Seseorang yang ingin bertransaksi menggunakannya tidak harus memenuhi syarat tertentu seperti ingin bertransaksi melalui bank. Oleh karena itu, cryptocurrency dapat dikatakan memiliki kelebihan yang universal karena tidak ada syarat tertentu untuk menggunakannya.
  • Cepat: Transaksi dengan cryptocurrency terbilang cepat jika dibandingkan dengan transaksi di bank. Transfer antarbank internasional, umumnya bisa memakan waktu hingga lebih dari satu hari. Sementara itu, perdagangan bitcoin hanya membutuhkan waktu sekitar beberapa menit hingga satu jam.
  • Transaksi melalui cryptocurrency lebih cepat dibandingkan transaksi melalui bank. Apalagi transaksi yang dilakukan melalui antarbank internasional, umumnya memerlukan lebih dari satu hari. Sementara itu, transfer antar-wallet yang menggunakan mata uang kripto yang sama. Sistem hanya memerlukan waktu beberapa detik untuk mengirim sejumlah uang kripto ke alamat penerima atau paling lama tidak lebih dari 24 jam.
  • Transparansi : Para pengguna cryptocurrency dapat melihat riwayat transaksi transfer mata uang kripto yang dilakukan. Namun, kita tetap tidak dapat mengetahui siapa nama pengirim dan penerima. Karena, informasi yang ditampilkan hanya dalam berbentuk simbol huruf dan angka saja.
  • Transaksi Sesuka Hati : Setiap pengguna cryptocurrency bertanggungjawab atas cryptocurrency yang mereka simpan, terima, dan kirim.

2. Kekurangan

  • Celah kejahatan: Tidak ada yang mengetahui dengan jelas siapa yang ada dibalik mekanisme kriptografi. Inilah yang dimanfaatkan oleh seseorang yang ingin melakukan kejahatan. Hal ini dikarenakan mereka dapat bertransaksi dengan ilegal tanpa bisa dilacak.
  • Lupa password = hilang uang: Karena cryptocurrency menggunakan sistem password tanpa ada pihak yang mengaturnya, maka kamu beresiko kehilangan semua uang di akunmu tersebut jika lupa password.
  • Keamanannya sekaligus menjadi kelemahannya juga. Sistem password yang tentunya hanya kamu saja yang mengetahui passwordnya, jika lupa maka semua aset yang ada dalam akun akan hilang.
  • Belum Diterima Semua Negara : Cryptocurrency hanya diakui di beberapa negara dan beberapa merek tertentu saja.
  • Typo Saat Transfer? Maka Hilang Kripto-mu : Rekening di dunia crypto berbeda dengan rekening bank pada umumnya. Alamat rekening cryptocurrency terdiri dari kombinasi angka dan nomor yang berjumlah lebih dari 40 buah, apabila ada typo dan kekurangan di salah satu angka atau huruf, maka semua uangmu tidak akan sampai ke rekening penerima.
Demikianlah penjelasan mengenai cryptocurrency atau mata uang kripto. Dan alasan mengapa mata uang digital ini begitu populer pada dewasa ini. Apakah kamu tertarik untuk menggunakan dan berinvestasi di cryptocurrency? Pelajari dulu lebih dalam ya biar kamu ga rugi! Penulis: M. Rizki Alfaridzi/Internship Editor: Fahmi Idris/Internship

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X