• Kamis, 7 Juli 2022

7 Fakta Unik Teh Hijau yang Cocok Diminum Di Musim Hujan

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:16 WIB
pexels-anna-pyshniuk-6164617 - Copy
pexels-anna-pyshniuk-6164617 - Copy

Edukasi -- Cuaca dingin di musim hujan sekarang ini, minum teh hijau hangat bisa menjadi pilihan yang tepat. Fakta unik teh hijau dianggap sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia. Itu berasal dari spesies tanaman Camellia sinensis. Teh hijau adalah teh yang telah mengalami sedikit oksidasi saat diproses. Teh hijau cenderung berasal dari flush pertama (panenan pertama), dimana panen pertama ini diyakini menghasilkan daun dengan kualitas terbaik dan termahal, sehingga menyisakan daun yang paling diinginkan untuk diproses dan dipanen. Saat daun teh dipetik, mereka langsung terkena oksigen dan memulai proses fermentasi. Seperti yang kita ketahui, teh hijau adalah salah satu teh paling populer, tidak hanya enak dan menenangkan suasana hati. Teh Ini juga dikenal karena beragam manfaat kesehatannya. Penemuannya sendiri merupakan cerita yang menarik, berikut 7 fakta unik tentang teh hijau yang dilansir dari chaiyotea.com, yuk simak!

1. Teh hijau berasal dari tanaman yang sama dengan teh hitam dan teh oolong

-
Foto: pexels.com/Tara winstead Berasal dari tanaman Camellia Sinensis. Perbedaannya terletak pada cara pengolahannya. Tidak seperti kedua rekannya (teh hitam dan teh oolong), teh hijau tidak melalui proses fermentasi. Sebaliknya, itu dikeringkan dan dikukus pada suhu tinggi, sehingga memberikan warna hijau saat diseduh.

2. Teh hijau berasal dari Cina bukan Jepang

Berlawanan dengan pengetahua pada umumnya seputar teh, ternyata teh hijau berasal dari Cina dan bukan Jepang. Legenda mengatakan bahwa Kaisar Shen Nung secara tidak sengaja menemukan teh pada tahun 2737 SM ketika beberapa daun teh ditiup ke dalam panci berisi air minum panasnya. Kebenaran atau dongeng? Silakan kamu yang putuskan.  

3. Teh dianggap sebagai barang mewah

-
Foto: pexels.com/Nikolay ormachko Antara abad ke-3 dan ke-6, teh dianggap sebagai ‘barang mewah’ yang disediakan untuk orang-orang istimewa sebelum metode baru untuk produksi dan distribusi pasar massal diterapkan.  

4. Antioksidan pada teh hijau

Kamu pernah memperhatikan sedikit rasa pahit pada teh hijau? Hal ini karena teh hijau kaya akan Tanin, sejenis antioksidan yang baik untuk kamu konsumsi. Menurut penelitian, orang yang rutin mengonsumsi teh hijau kurang rentan terhadap infeksi bakteri dan virus umum karena antioksidan dalam teh hijau membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  

5. Menurunkan berat badan

Fakta ini masih menjadi pro dan kontra di kalangan para peniliti. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang rutin minum teh hijau mampu membakar antara 70-100 kalori lebih banyak per hari karena polifenol di dalamnya. Selain itu, teh hijau tanpa pemanis adalah minuman nol kalori. Teh hijau juga bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat. Ada 2 jenis kolesterol: baik dan buruk. Teh hijau meningkatkan rasio kolesterol baik dalam tubuh kita.  

6. Bisa membuat kulit awet muda

-
Foto: pexels.com/Anna pou Antioksidan yang sama dalam teh hijau yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh juga dapat menetralkan radikal bebas berbahaya. Radikal yang dapat merusak kulit dan mempercepat proses penuaan. Hasilnya, kulit akan tampak sehat dan awet muda. Meski begitu hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.  

7. Menurunkan risiko stroke

Menurut sebuah penelitian oleh Dr. Yoshihiro Kokubo dari Pusat Otak dan Kardiovaskular Nasional Jepang, konsumsi teh hijau dapat membantu menurunkan risiko stroke. Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa minum 2-3 cangkir teh hijau sehari dapat mengurangi risiko sekitar 14 persen. Tidak hanya itu, teh hijau juga bermanfaat bagi kesehatan jantung karena membantu mencegah pembekuan darah. (DF/berbagai sumber) Penulis: Dita F. Alverina Editor: Redaksi

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X