• Kamis, 7 Juli 2022

Apa itu Instagram Engagement Touchpoints?

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:06 WIB
georgia-de-lotz--UsJoNxLaNo-unsplash
georgia-de-lotz--UsJoNxLaNo-unsplash

Edukasi -- Sebelum ke Instagram Engagement Touchpoints, mari kita sekilas membahas seputar engagement instagram. Bicara tentang instagram, pasti bicara tentang engagement. Kita akan mendengar segala macam pembahasan tentang permainan algoritma dan membuat konten untuk mendapatkan lebih banyak followers. Namun lebih baik fokus pada pengikut yang sudah kita miliki daripada mengkhawatirkan pengikut yang baru. Jika kita melakukan hal itu maka ada kemungkinan untuk mendapatkan lebih banyak engagement instagram, maka kita akan fokus untuk:
  1. Menyediakan konten yang hebat dan memberi kesempatan kepada audiens kita untuk terlibat interaksi intens dengan kita;
  2. Kita muncul secara konsisten untuk memposting dan terlibat dengan followers akun kita.
Mengapa? Karena Instagram sebenarnya ingin followers akun kita mengetahui konten kita dan berinteraksi dengan konten tersebut. Ini tidak termasuk followers  pasif, atau mereka yang hanya mengetuk tombol like. Karena instagram sendiri lebih menginginkan interaksi berupa komentar, percakapan, menggeser gambar slide, menjawab polling, mengetuk tagar, mengajukan pertanyaan, mengobrol dengan kita dalam pesan langsung (DM). Instagram sebenarnya secara publik menanggapi kebingungan tentang 'algoritma' melalui twitnya. Singkatnya, Instagram mengatakan bahwa apa yang muncul di feed instagram seseorang ditentukan oleh sejumlah faktor, diantaranya:
  1. Pos dan akun yang paling sering berinteraksi dengan orang tersebut
  2. Ketepatan waktu posting
  3. Seberapa sering kamu menggunakan Instagram
  4. Berapa banyak orang yang kamu ikuti.
 

Apa itu Instagram Engagement Touchpoints?

-
Foto: unsplash.com Ini tentang orang-orang yang terlibat langsung dan berinteraksi dengan konten kita, sehingga dinamakan dengan touchpoints. Touchpoints ini memberi tahu Instagram bahwa orang ini tertarik dengan cerita kamu, jadi mereka menunjukkan lebih banyak konten kamu kepada orang lain di masa mendatang. Hasilnya? Konten kamu berada di peringkat lebih tinggi untuk muncul di feed followers kamu. Instagram ingin menampilkan pos terpenting dari teman dan keluarga kamu serta akun yang kamu pedulikan dan terlibat dengan kamu. Ini adalah orang-orang yang kamu tonton di story dan video langsung, orang-orang yang kamu kirimi pesan dan yang kamu telusuri serta terlibat dengannya. Tim Later mendapatkan lebih banyak saran dari Instagram tentang algoritma dengan Infografis berikut: Kita dapat membaca lebih lanjut tentang posting mereka di sini, tetapi ini adalah ringkasan dari apa yang dikatakan Later baru-baru ini tentang algoritma mereka dan bagaimana konten terlihat di platform:

1. Comment, Likes, Shares and Video memberi dampak terhadap feed ranking

Perhatikan, karena ini adalah jenis engagement yang paling penting untuk memberikan peringkat feed. Ingatlah hal ini saat merencanakan konten media sosial kamu.

2. Foto dan Video Sama

Instagram memprioritaskan konten yang paling banyak berinteraksi dengan pengikut kamu – jadi jika mereka suka menonton video, mereka akan diperlihatkan lebih banyak video. Ini tentang mereka (followers), bukan tentang kamu.

3. Algoritma

Algoritma selalu berubah berdasarkan tren pengguna. Jadi, harapkan perubahan. Ini didukung oleh mesin dan selalu beradaptasi serta meningkatkan cara kerjanya berdasarkan data terbaru.

4. Interaksi palsu tidak dihitung

Untunglah. Kita pasti tidak suka bot.  Dukungan mesin Instagram menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, dan mereka dapat mengidentifikasi bot palsu dan memberi peringkat seperti hal-hal yang tidak penting.

5. Semua komentar dihitung sebagai engagement

Ini sering disebutkan dan telah dibantah oleh Instagram sebagai mitos. Tidak masalah berapa lama dan berapa panjang komentar akan dihitung sebagai engagement oleh Instagram. Jadi meski hanya memberi komentar berupa emoji tetap diperhitungkan sebagai engagement.

6. Semua jenis akun sama

Jadi tidak masalah jika kamu memiliki akun pribadi, akun bisnis, atau akun kreator. Masing-masing jenis akun ini memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda tetapi dalam hal engagement, semuanya sama terhadap algoritma

7. 30 menit pertama TIDAK menentukan peringkat

Instagram menjelaskan ini dan posting tidak diprioritaskan oleh algoritma hanya karena mereka mendapatkan lebih banyak engagement dalam 30 menit pertama. Tapi itu tidak berarti kamu tidak boleh mencoba memposting saat audiens kamu terlibat dan saat kamu mendapatkan hasil terbaik. Sumber: sociallysorted.com.au Editor: Dita F.A

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X