• Kamis, 7 Juli 2022

Tips Menulis Cerita Yang Berkesan dan Bikin Baper

- Kamis, 26 September 2019 | 05:42 WIB
Cara-Cepat-Mencari-Ide-Inspirasi-Bisnis
Cara-Cepat-Mencari-Ide-Inspirasi-Bisnis

Buat kalian para penulis khususnya yang masih pemula, pasti mau tahu cara membuat cerita yang menyentuh dan membuat baper (bawa perasaan)?  Kalau begitu, baca deh sampai habis, jangan ada yang di skip yah.
  1. Menulis Kisah Hidup Sendiri
Untuk membuat cerita yang hebat, kalian bisa memulainya dengan menuliskan perjalanan hidup kalian sendiri. Misalnya nih, kisah romansa yang dialami. Kalian bisa menulis jalan cerita dan konflik berdasarkan yang dialami dalam kehidupan nyata. Jika hubungan asmara kalian kandas dan berakhir menyedihkan, kalian bisa menuangkan emosi kesedihan itu ke dalam cerita romantis yang berakhir menyedihkan. Menjadikan kisah hidup sebagai inspirasi dalam menulis bisa membuat kalian lebih jelas dan lancar dalam menuangkan tulisan yang emosional berupa kesedihan, ketakutan, perasaan bahagia, dan lain-lain. Percayalah, perasaan yang kalian tuangkan selama menulis itu akan dirasakan oleh pembaca. Ketika kalian menangis saat menulis, pembaca akan merasakan kesedihamu. Ketika kalian berbunga-bunga saat menulis, pembaca akan merasakan kebahagiaanmu. Pun sebaliknya, ketika kalian menulis tanpa emosi, pembaca akan merasakan tulisanmu hambar dan membosankan. Kalian bisa menuangkan kisah hidup kalian dalam bentuk cerpen atau cerbung, tapi untuk membuat novelet atau novel, disarankan jangan sepenuhnya terpaku berdasarkan kisah kalian saja. Kalian bisa menambahkan konflik lain berdasarkan imajinasi untuk membuat  novel yang panjang bisa dinikmati oleh pembaca.
  1. Menambahkan Kalimat Kiasan Pada Tulisan
Selain membuat konflik dengan kehidupan nyata, kalian juga bisa membuat kalimat-kalimat kiasan di beberapa paragraf. Nah, untuk membuat kalimat kiasan, seorang penulis harus belajar dulu memperbanyak kosakata, atau diksi. Dan sebenarnya, kalian bisa memakai KBBI atau Tesaurus untuk mempermudah dalam menulis kiasan. FYI, tesaurus itu digunakan untuk mencari sinonim dan antonim. Contoh kiasan dalam percakapan: “Setelah identitasnya terungkap, Indri menjadi buah bibir para mahasiswa” Buah bibir dalam kalimat tersebut merupakan kalimat kiasan dari menjadi bahan pembicaraan banyak orang. Kiasan membuat suatu tulisan lebih menarik.
  1. Tata Penulisan
Sebenarnya inilah yang paling penting, yang mengatur kedua poin di atas. Anggaplah kalian sudah membuat tulisan yang bagus, yang berpotensi besar menguras emosi pembaca dengan judul yang menarik minat pula, tapi ketika orang-orang mulai membaca mereka malah menemui banyak typo dan kesalahan pada peletakan tanda baca, titik, koma, penempatan huruf kapital dan kesalahan lain yang membuat tulisan jadi berantakan. Menurutmu, akan seperti apa respon pembaca? Ini adalah masalah yang fatal sekali karena bisa merubah pandangan pembaca pada tulisan yang sudah susah payah kalian  buat. Di poin kali ini, para penulis harus belajar tata cara penulisan yang benar, seperti penempatan huruf kapital, titik koma, dialog tag, dan lain-lain. Tiga poin ini sangat penting untuk menghidupkan tulisan. Dan pada intinya, untuk menambah kesan sebuah cerita, penulis juga harus rajin-rajin membaca karya orang lain. itu kunci utamanya. Dan setiap membaca, harus ambil kesimpulan dari cerita yang dibaca, entah dari segi penulisan,karakter menulis, unsur-unsur, dan lain-lain. Oleh: Audina

Editor: Redaksi

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X