• Kamis, 7 Juli 2022

Permainan Edukasi Untuk Merangsang Tumbuh Kembang Balita

- Rabu, 24 Juli 2019 | 13:38 WIB
IMG_3202 - Copy
IMG_3202 - Copy

Anak usia dini dengan ketajaman alam bawah sadarnya harus dibentuk melalui pemahaman para orangtua tentang pendidikan yang dikhususkan untuk anak di usia 0- 6 tahun. Usia ini sering disebut usia emas atau golden age. Pada masa ini sel-sel saraf otak anak sedang dalam kondisi maksimal sehingga anak perlu diberi bimbingan dan pembelajaran yang tepat agar kelak ia tumbuh menjadi pribadi yang baik dan kita inginkan. Mendidik anak usia dini merupakan suatu upaya pengasuhan, pembimbingan, pelayanan dan bersifat keharusan bagi anak usia 0 hingga 6 tahun. Proses pembelajaran tersebut dilakukan melalui pemberian rangsangan untuk mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan fisik dan otak anak di masa tumbuh kembangnya. Di jaman ini, tak sedikit kita mendapati para orangtua yang mengenalkan anaknya pada gadget dengan tujuan sebagai penghiburan agar mereka tidak rewel dan mengganggu. Visual-visual berwarna-warni dan banyaknya aplikasi yang beragam tentu saja menarik minat anak dan membuat mereka diam menatap layar gadget seharian. Namun nyatanya, bermain gadget hanya akan membuat anak kecanduan, merusak saraf anak dengan radiasinya, hingga masa golden age anak yang harusnya dimanfaatkan dengan baik untuk mendidiknya, terlewat sia-sia. Dalam artikel ini, kami memuat tiga jenis permainan edukasi yang akan merangsang saraf motorik anak di usia dini. Tiga jenis permainan tersebut meliputi permainan sensomotor, permainan Peran (mikro dan makro), dan permainan pembangunan (Sifat cair/ bahan alam terstruktur).Apa saja itu? simak selengkapnya di bawah ini: 1. Permainan Sensomotor Permainan edukasi yang pertama yaitu bermain sensomotor. Permainan ini bisa berupa kegiatan mencuci, atau mengisi botol air minum. Permainan ini  merangsang anak untuk mengembangkan keterampilan motorik, gerakan halus dan kasar, koordinasi antara panca indra yang tujuan akhirnya bermuara pada kemampuan anak untuk memahami keaksaraan awal (persiapan menulis). Orangtua bisa melibatkan anak saat tengah bekerja dengan memberikan tugas-tugas ringan yang dapat membuat anak bangga karena dapat membantu.
-
Mencuci pakaian menjadi salah satu kegiatan pendidikan anak usia dini dalam rangka melatih keterampilan motorik anak. 2. Bermain Peran Bermain peran seringkali disebut dengan bermain pura-pura atau bermain simbolik. Jenis permainan ini memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan sosial emosi anak serta nilai-nilai kebaikan moral. Anak akan mengambil objek sebagai media bantuan pembelajaran, memerankan tokoh orang lain untuk mengembangkan daya cipta dan tahapan ingatan anak. Dalam permainan ini anak bisa lebih kreatif dan kemampuan bersosialnya meningkat.
-
Anak - anak sedang bermain seni peran makro.
-
Seorang anak tengah asyik bermain peran mikro menggunakan media wayang. 3. Bermain merancang bangunan Bermain pembangunan (cair dan terstruktur) memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan kemampuan kognitif, keterampilan, daya cipta, serta mengolah perasaan anak untuk dapat memecahkan masalahnya sendiri. Pemikiran konstruktivisme (makna dari apa yang dipelajari) di dalam bermain pembangunan akan mendorong anak untuk membangun sendiri pengetahuannya melalui pengalaman belajarnya.
-
Bermain menyusun balok / lego mampu salahsatu kegiatan yang paling digemari anak usia dini. Penerapan tiga jenis permainan ini memberikan manfaat bagi anak usia dini yaitu mampu memberikan reaksi spontan dan rasa bahagia pada anak, juga merangsang tumbuh kembang anak. Selain itu, anak akan memiliki kesempatan lebih untuk mengekspresikan diri, dan ia akan memiliki kebebasan yang bertanggung jawab sesuai aturan yang disepakati. Misalnya, anak akan terbiasa membereskan dan menyimpan mainan ke tempat semula setelah kegiatan bermain selesai. Oleh : Yulia Djuhana (Nena), The Principal Of Gemintang Indonesia, Early Childhood Consultants Early Childhood Teacher Trainer        

Editor: Administrator

Tags

Terkini

7 Cara untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Kamu

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB

5 Tips Tetap Dingin di Cuaca Panas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 12:00 WIB
X