Ngaderes.com – Kolaborasi di dunia bisnis merupakan hal yang lumrah terjadi, tidak terkecuali di bidang IT. Berangkat dari semangat berkolaborasi, beberapa perusahaan IT di Bandung membentuk komunitas bertajuk C-Level IT Community “Connecting Business Platform” atau CITCOM. Beberapa perusahaan IT yang tergabung dalam komunitas ini, antara lain Cikaso, DycodeX, Swamedia, WIT.ID, WGS, Siven TI, Infokes, GITS Indonesia dan  JagadCreative.

CITCOM harusnya menjadi angin segar bagi para pengusaha bisnis IT Bandung yang selama ini saling bersaing.  Hal ini dapat dilihat dari diselenggarakannya acara “Ngopi Bareng Ba’da Jum’at” yang menjadi acara pertama yang menyatukan perusahaan IT se-Bandung. Mengangkat tema Digital Marketing, dengan mengundang pembicara sekaligus CEO dari WIT.ID, Irfan Arsandi, acara ini berjalan sukses.

“Mudah-mudah dengan adanya acara ini, kita ngga cuma bisa tanding tapi juga kolaborasi,” harap Ray Rizaldi, CEO GITS Indonesia, terhadap kegiatan yang digelar pada Jum’at (6/3) di kantor GITS di Jalan Margacinta, Cijaura, Bandung.

Menjadi Suara Sendiri bagi Pemeritah

Keberadaan perusahaan IT yang semakin berkembang pesat, baik di Bandung maupun daerah lain di Indonesia, tidak lantas membuat pemerintah peduli dengan perusahaan tersebut. Terbukti dengan permasalahan ketidakjelasan regulasi yang harus dihadapi para pengusaha IT. Ketidakjelasan regulasi ini kemudian membawa benturan bagi beberapa perusahaan IT dengan pemerintah maupun pihak lain.

“Kalau saya sendiri, terjadi benturan antara produk yang kami buat dengan regulasi pemerintah. Dimana produk yang kami buat sudah terpakai dan disukai oleh masyarakat, tetapi pemerintah mempunyai agenda lain yang mana hal tersebut berlawanan dengan apa yang sudah kami buat. Pemerintah merasa mempunyai power, sehingga bisa mengambil apa saja yang mereka mau. Ada baiknya pemerintah membuat suatu regulasi tanpa harus mengorbankan pihak lain yang sedang berjalan dengan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat luas,” jelas CEO PT. Infokes Indonesia, Hanif Dinada.

Tak hanya masalah regulasi, pengusaha IT juga berharap dapat menjalin kolaborasi dengan pemerintah. Kolaborasi ini sangat dibutuhkan bagi para pengusaha IT, mengingat persaingan dan kompetisi perusahaan IT dalam pasar bebas juga terjadi dengan perusahaan IT luar.

“Saya berharap dengan adanya komunitas ini perusahaan IT di Indonesia, khususnya di Bandung, bisa menyuarakan aspirasi pelaku industri serta berkolaborasi dengan pemerintah. Dengan kolaborasi dan sharing ini juga bisa saling memperkuat kompetensi, karena yang kita hadapi adalah market bebas dimana perusahaan dan talenta dari luar seperti Belanda, India dan lainnya masuk,” jelas Ray Rizaldy.

Hal ini semakin menunjukkan betapa pentingnya regulasi perusahaan IT yang saat ini sedang menjamur di Indonesia. Komunitas yang diinisiasi oleh CEO PT Siven Teknologi Informasi, Setiadi Sudrajat, ini diharapkan menjadi jalan untuk menyampaikan suara bersama bagi perusahaan IT mengenai kejelasan regulasi dan permasalahan lain yang berkaitan dengan keberlangsungan perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here