Bukit Pasir Jaka
Foto: doc.pribadi Moch. Fahman/ngaderes.com

Pemuda BicaraBukit Pasir Jaka adalah wisata yang potensial di kabupaten Subang, karena menawarkan bentangan alam yang indah dan dari atas bisa terlihat menawannya kota Subang.

Pandemi covid-19 belum berakhir di Indonesia. Saat ini Perguruan tinggi belum melakukan pembelajaran offline di kampus, namun masih belajar secara daring (online). Keadaan ini tentu bisa meningkatkan stress dan menurunkan imun tubuh.

Penulis merasa waktu weekend bisa menjadi momen  yang tepat untuk melakukan sebuah perjalanan ke alam terbuka. Tujuannya untuk merilekskan tubuh dan pikiran dari berbagai masalah yang ada. Pada tanggal 8 Agustus 2021 penulis dan komunitas Pelmus Outdoor melakukan perjalanan ke Bukit Pasir Jaka, tepatnya di desa Cimanggu Kecamatan Cisalak, Kab Subang  Jawa Barat.

Bukit Pasir Jaka adalah wisata yang potensial di kabupaten Subang, karena menawarkan bentangan alam yang indah dan dari atas bisa terlihat menawannya kota Subang.

Penulis bersama komunitas Pelmus Outdoor berangkat dari Ciwaruga, Kabupaten Bandung menggunakan sepeda motor dari pukul 13.00 WIB dan sampai basecamp bukit Pasir Jaka pukul 16.00 WIB. Kendaraan bermotor  bisa dititipkan di dekat masjid tak jauh dari basecamp dengan biaya parkir per-motor lima ribu rupiah dan tiket masuk sepuluh ribu rupiah. Dari sana kami berjalan kaki sekitar 30-40 menit untuk menuju puncak.

Foto: doc.pribadi Moch. Fahman/ngaderes.com

Trek yang lumayan menanjak tak membiarkan kami tak berkeringat. Setelah sampai puncak kami mulai membagi tugas ada yang mendirikan tenda, memasak dan mencari kayu bakar untuk perpian pada malam hari.

Kegiatan yang seru selama pendakian ke puncak Pasir Jaka membuat kami melupakan rasa lelah. Lalu diganti dengan obrolan dan canda tawa. Udara malam yang mulai menusuk tubuh, menemani perjalanan kami. Kegiatan memasak, menyeduh kopi dan menyalakan api unggun yang besar menjadi agenda kami di  malam hari ini.

 

Komunitas Pelmus Outdoor

Bukit Pasir Jaka
Foto: doc.pribadi Moch. Fahman/ngaderes.com

Sedikit saya ceritakan tentang komunitas Pelmus Outdoor. Komunitas yang di ketuai oleh Abdan Fillah memiliki visi yaitu menjadi komunitas petualang yang menyukai bisnis bagi para anggotanya. Melalui visi tersebut kami bisa saling berkontribusi dan saling bersinergi dalam berbisnis sekaligus berpetualang.

Kegiatan malam diisi dengan pengenalan komunitas. Lalu kami saling memperkenalkan diri serta berdiskusi sampai larut malam. Sedangkan kegiatan pagi diisi dengan melihat sunrise  dan foto bersama hingga sarapan. Setelah selesai kami bergegas untuk kembali ke basecamp.

Pulang dari Pasir Jaka, kami tidak lupa mengunjungi tempat pemandian air alami di Cidaki dengan merogoh koceh sebesar Rp5.000,00/orang. Di sana airnya masih sangat segar dan banyak ikan-ikan kecil di dalamnya.

Selesai dari sana kami bergegas pulang menuju  tempat titik awal pemberangkatan. Ini merupakan pengalaman kami yang luar biasa dan cocok sekali untuk liburan dengan budget yang terjangkau. Kami menghabiskan kurang lebih Rp100.000,00/orang dan itu semua sudah termasuk makan, tiket masuk, dan bahan bakar kendaraan.

Penulis: Moch. Fahman

Editor: Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here