Asep Hermawan Berlian memang seorang pelukis, bisa dibilang seniman multitalenta. Selain melukis di kanvas, ia juga piawai memainkan wayang dan menjadi dalang, pemain teater, pembaca puisi dan lihai dalam memainkan alat musik. Pameran dan kolaborasi dengan pelukis lain dalam dan luar negeri ia geluti. Saking banyaknya, bicara Asep Berlian,ia adalah orang yang sangat aktif dalam memajukan seni.

Dari perjalanan dengan seninya, Asep masih giat dalam berkarya. Kini, Ia berkiprah juga sebagai ketua Komunitas Anak Negeri.

Yang justru unik dari seorang Asep Berlian, awalnya ia bercita – cita ingin menjadi seorang kiai. Ia senang dengan llmu agama. Asep Berlian senang berkunjung ke beberapa ulama besar saat itu untuk mencari ilmu dan berdiskusi dengan mereka. Maka tak heran jika ia sempat menjuarai beberapa kompetisi menjadi pendakwah. Kegemarannya inilah yang mengantarkan dia berjalan – jalan hingga berkeliling eropa bahkan dunia.

Ini rahasianya, ia tidak hanya mengadakan pameran lukisan di Jerman saat itu. Pucuk dicinta ulam pun tiba, ia yang juga senang berdakwah mendapat tawaran menjadi pengisi khutbah di masjid Berlin, Pak Habibi. Alhasil, para jamaah senang dengan gaya penyampaian beliau. Dari sana, Ia aktif mengisi khutbah di beberapa masjid di Eropa dan sekitarnya.

“Melukis adalah jalan hidup, anugrah yang diberikan oleh Allah hingga saya bisa hidup saat ini. Melukis menjadi jalan saya untuk lebih dekat dengan Allah!”ucapnya yang juga dulu mantan ketua Lingkung Seni Sunda ITB.

Terlepas dari banyak perbedaan, bagi asep seni yang dilarang adalah seni yang melupakan Tuhan.

Selain Asep, pelukis lain pun ada yang menjadikan  melukis sebagai jalan untuk berbagi dengan sesama. Pun termasuk ia. Melukis adalah jalan untuk beribadah. Beberapa pelukis yang tidak bisa disebut namanya mendirikan banyak masjid, pusat pendidikan bagi anak – anak yang kurang dalam hal ekonomi.

Dari misi itulah, pertualangan Asep pun dimulai hingga saat ini.

Lebih jauh, Asep mengatakan jika lukisannya berbeda dengan lukisan yang biasa di pajang di beberapa pusat kota Bandung. Ini menjadikan hasil karya bernilai tinggi karena hasil karya lukisannya hanya dimilki oleh orang – orang tertentu. Diantaranya kolektor lukisan Asep Berlian dimiliki oleh pejabat dan tokoh penting lainnya baik dalam maupun luar negeri.

Bagi orang awam, Asep menuturkan bahwa lukisan memiliki pesan tertentu yang ingin disampaikan pelukisnya jika kita jeli dan paham menangkap maksudnya. Melihat karya seni lukisan jadi asik saat kita bisa belajar menebak pesan dan karakter pelukisnya. (sasa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here