Anak-anak yang sedang membaca Al-Quran, mengisi waktu sambil ngabuburit di bulan Ramadhan.

Ngaderes.com-Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-25 tepatnya di tanggal 30 Mei 2019/1440 H ini. Meski sudah lewat setengah bulan dalam menjalaninya,  tidak ada kata terlambat untuk menambah ilmu. Nah, kali ini kita akan membahas lebih lanjut lagi mengenai hal-hal sunnah yang berkaitan dengan Ramadhan ini.

Tapi sebelum berlanjut, menurut kamu kenapa hal-hal sunnah di Ramadhan ini perlu dibahas? Adakah perbedaan dan keistimewaan di dalamnya? Kalau merujuk ke pertanyaan tersebut, maka jawabannya sudah pasti adalah ‘ada’. Hal-hal sunnah yang dilakukan di bulan Ramadhan ini pahalanya bisa sampai 70 – 700 kali lipat dari bulan lainnya. Bahkan Allah akan membalas pahala yang lebih baik lagi dikarenakan puasa itu adalah untuk Allah dan Allah sendiri yang akan membalasnya.

Oleh karenanya, mari kita coba bahas beberapa hal sunnah yang kadang disepelekan tapi sebenarnya justru bisa menghasilkan limpahan pahala di bulan Ramadhan.

  1. Menyegerakan berbuka

Dalam sebuah hadits yang ditulis oleh Bukhari dan Muslim, ada yang menyatakan bahwa terdapat kebahagiaan ketika kita menyegerakan waktu berbuka puasa, setelah menahan haus dan lapar seharian. Allah nyatanya selalu memberi kejutan ya salah satunya, meski hanya dengan menyegerakan berbuka setelah waktunya tiba maka ada limpahan pahala di sana. Yup, makanya buat para Jomblo apalagi nih, bahagia itu bukan cuma karena dinotis si dia ya, tapi dengan menyegerakan berbuka juga bisa bahagia bahkan dapet notis nya langsung dari Dia (Allah). 😉

  1. Berdoa saat Berbuka

Nah, berdoa merupakan salah satu media kita untuk menyampaikan yang diinginkan kepadaNya. Baik rasa syukur, permohonan, dan banyak lagi. Di bulan ramadhan ini berdoa ketika berbuka ini pun merupakan hal sunnah yang dijamin mendapat pahala. Maka dari itu, ketika sudah berbuka jangan lupa untuk selalu berdoa.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh ngaderes kepada Ust. Abu Nafis disebutkan bahwa ada dua versi doa ketika berbuka ini, yang pertama terdapat dalam  H.R. Abu Daud dan Al Baihaqy (1) juga yang sudah tertulis dalam H.R. Abu Daud dan an Nasa’I serta al Hakim (2).

Doa berbuka puasa

“Ya Allah, kepada Engkaulah aku berpuasa dan dengan rizki dari-Mu aku berbuka.” (H.R. Abu Daud dan al Baihaqy)

Atau bisa juga dengan mengucapkan doa berikut ini :

“Telah hilang haus dan telah basah tenggorakan dan telah pasti balasan Insya Allah.” (H.R. Abu Daud dan an Nasa’I serta al Hakim)

Kedua doa ini sama-sama berasal dari hadist yang shahih, jadi tidak salah mau yang mana pun yang dipakai keduanya sama-sama ungkapan doa kepada Allah.

  1. Memberi Makan Orang Yang Berbuka Puasa

Bagi perempuan khususnya, terkadang sulit menjalankan puasa seama sebulan penuh, mengingat adanya tamu yang biasa hadir tiap bulan. Namun meski tidak bisa berpuasa namun masih banyak hal yang bisa mendatangkan pahala yang bernilai sama seperti kita berpuasa. Salah satunya dengan membantu menyiapkan dan memberi makan orang yang berpuasa. Selain bagi kaum Hawa, kaum adam juga sama ya. Ini bisa jadi salah satu bentuk daripada shodaqoh dalam bentuk makanan. Ada hadits yang mendukung pernyataan ini, yaitu :

“Siapa yang memberi makan (saat berbuka) untuk orang yang puasa, maka dia mendapat pahala seperti pahala orang yang diberi makannya itu tanpa dikurangi sedikitpun dari pahalanya.” (HR At-Tirmizy, An-Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaemah)

Jadi, bagi yang bisa berpuasa ataupun ada halangan  karena tidak bisa berpuasa, masih ada hal lain yang bisa dilakukan yang pahalanya menyamai orang yang sedang berpuasa. Mumpung baru setengah jalan shaum nya, kuy segera kumpulkan lagi pundi-pundi pahalanya ya.

  1. Mengakhirkan Sahur

“Kenapa makan sahur harus diakhirkan?” “ Apa nanti ga akan terburu-buru kalau sedang makan? Gimana kalau tiba-tiba keselek?” Pertanyaan ini muncul karena biasanya inginnya makan sahur itu lebih awal biar bisa makan lebih banyak, yang dimaksudkan agar puasanya bisa lebih kuat.

Hmm, tapi menurut sunnahnya sahur itu bagus diakhirkan agar tidak langsung tidur kembali, jika sahurnya lebih awal biasanya rasa kantuk yang datang meminta tubuh untuk langsung berbaring kembali sampai terkadang ketinggalan shalat shubuh, sayang kan. Selain itu juga, ada berkah dalam setiap santap sahur yang dilakukan dengan ikhlas dan justru agar lebih kuat puasa nya maka baiknya untuk mengakhirkan sahur. Seperti yang terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan juga yang lain dalam riwayat Bukhari dan Muslim.

  1. Memperbanyak Shodaqoh

“Dari Anas, “Ditanyakan orang kepada Rasululloh, kapankah sedekah yang lebih baik? Jawab Rasululloh, sedekah yang paling baik ialah sedekah pada bulan Ramadhan.” (H.R. Tirmidzi).

Nah, bershodaqoh itu di bulan selain ramadhan saja bisa begitu bermanfaat dan pahalanya pasti kita dapat, apalagi di bulan ramadhan yang sudah jelas bahwa amalan sunnah yang kita lakukan salah satunya adalah bershodaqoh atau sedekah bisa mendapatkan pahala setara dengan amalan wajib yang kita lakukan biasa. Maka dari itu, sesuai dengan hadits di atas pun bisa kita pahami bahwa ya semakin banyak sedekah, maka semakin banyak pula pahala yang di dapat dan manfaat yang diberikan.

Demikian amalan sunnah di bulan Ramadhan yang bisa dipastikan bisa menambah pundi-pundi pahala kamu. Jangan coba salah satunya, kaau bisa semuanya aja! Semangat puasa! (Nia)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here