5 Aktivitas Menambah Pahala di Bulan Ramadan

Ngaderes.com – Karantina masih berlanjut, namun alangkah beruntungnya orang – orang yang masih bisa memanfaatkan peluang di bulan puasa ini untuk mendapatkan pahala sebanyak – banyaknya.

Meski terbatas dalam mobilitas, pahala dan ampunan Allah tak terbatas ruang dan waktu selama bulan Ramadan. Kesempatan meraih pahala dari amalan- amalan yang bisa dilakukan selama Ramadan pun terbuka bebas bagi kita semua. Sayang jika ini hanya dilewatkan begitu saja.

Selain 5 hal sederhana yang bisa meningkatkan pundi – pundi pahala puasa di bulan Ramadan yang pernah dibahas sebelumnya. Berikut aktivitas yang bisa kamu lakukan selama beribadah di rumah aja.

1. Puasa

Sudah pasti jelas, puasa menjadi amalan utama di bulan Ramadan ini. Pahala orang berpuasa berbeda dengan amalan lain. Satu kebaikan yang dilakukan seseorang akan mendapat pahala 10 kali lipat dan bahkan bisa lebih kembali pada orang tersebut. Amalan puasa, Allah khususkan untuk diriNya. Sehingga pahala puasa bisa bernilai tak terhingga.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)

Jika pahala yang didapatkan bisa bernilai tak terhingga maka ini adalah kesempatan bagi kita untuk meraihnya. Berikan persembahann terbaik puasa untukNya maka kita akan menambah bekal untuk bertemu denganNya, kelak nanti di alam akhirat.

2. Memperbanyak membaca ayat Al Quran

Selanjutnya, amalan yang bisa menambah pahala yakni  membaca Al Quran.  Ini  didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad.

Aisyah RA berkata : : “Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah SAW membaca Alquran semuanya, shalat sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh, selain di bulan Ramadhan.”

Jika melihat hadis tersebut, Rasulullah SAW memberikan teladan kepada kita agar memperbanyak membaca Al Quran pada bulan Ramadhan.

Saat kita membaca Al Quran kita akan mendapat pahala 1 kebaikan yang dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan.

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” ( HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Dengan kata lain, 1 huruf = 1 kebaikan = 10 kebaikan X berapa huruf yang dibaca. Menarik bukan?, berapa pahala yang bisa kita kumpulkan.

3. Melaksanakan solat tarawih

Amalan lain yang bisa juga menambah pundi – pundi pahalamu yakni melaksanakan solat tarawih. Menghidupkan malam dengan solat tarawih berjamaah.  Selama kondisi Covid – 19 solat tarawih masih bisa dilakukan di rumah. makna dari tarawih itu sendiri yang berarti istirahat. Solat tarawih di rumah bisa kita kondisikan dengan lebih leluasa. Bisa berjeda di rakaat keempat untuk kemudian melaksanakan solat kembali.

Solat tarawih di bulan Ramadan bisa menghapus dosa sebagaimana hadis berikut:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih. Hal ini dikuatkan juga dengan pernyataan  Ali Bin Abi Thalib saat bertanya kepada Rasulullah SAW. Keutamaan salat tarawih di bulan Ramadan bisa menghapus dosa. Bahkan ada keutaamaan dan nilai yang berbeda ditiap malamnya.

4. Melaksanakan ítikaf dengan memperbanyak berdoa dan berzikir

Hadits dari Ummu al-Mukminin, ‘Aisyah radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian para istri beliau beri’tikaf sepeninggal beliau.”

Itikaf atau bermalam di masjid nampaknya belum bisa kita lakukan di tengah wabah Covid-19 yang masih melanda. Itikaf bertujuan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah. Jika masih belum bisa, karna harus di rumah aja.

Itikaf berarti memutuskan diri dari berinteraksi dengan lainnya dan hanya menyibukkan diri dengan Allah. Kita bisa memilih waktu khusus untuk berkonsentrasi dalam berdzikir, tafakur (merenungkan diri), bermuhasabah (berintrospeksi diri), dan memanjatkan doa. Dengan begitu kegiatan selama itikaf masih kita bisa lakukan selama di rumah aja.

5. Memperbanyak sedekah dan membayar zakat fitrah

Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, teladan terbaik bagi kita, beliau adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau lebih dahsyat lagi di bulan Ramadhan. Hal ini diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس ، وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل ، وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيُدارسه القرآن ، فالرسول الله صلى الله عليه وسلم أجودُ بالخير من الريح المرسَلة

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Bagi kita, umat muslim tidak lupa juga hal yang harus ditunaikan yakni mengeluarkan zakat fitrah. Zakat fitrah adalah zakat yang zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan.

Demikian, muslim sebaiknya menjadikan setiap Ramadan adalah versi Ramadan yang terbaik dari  dirinya. Mungkin bisa ini Ramadan terahir kita, bisa jadi kita tidak akan mendapat kesempatan lagi dipertemukan di Ramadan selanjutnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here